Mengapa SMK Suryatama Bisa Mendapat Banyak Siswa Baru? Pertanyaan ini kerap muncul di warung kopi aktivis pendidikan warung kopi di sekitaran Kecamatan Tenjo, Parungpanjang, Bogor Barat dan KCD Wilayah 1. Sebagai blogger amatiran yang juga berkecimpung di hiruk pikuknya dunia pendidikan khususnya jenjang SMK tentu saya sebagai admin blog ini tertarik menelisik lebih dalam tentang fenomena SMK Suryatama yang fenomenal ini.
Kenapa saya menyebutnya fenomenal karena untuk ukuran sekolah baru dengan jumlah siswa di angka 700 - 1000 siswa itu bisa dikategorikan sesuatu yang luar biasa dengan konfisi fasilitas yang tahap merintis plus ditengah kecenderungan masyarakat yang lebih memilih SMA/SMK Negeri, terlebih kebijakan Provinsi yang memberi keran penerimaan siswa baru yang sangat berpihak kepada SMA/SMK Negeri.
Saya coba mencari fakta yang bisa menjadi faktor penyebab SMK Suryatama bisa mendapatkan banyak siswa.
#Fakat 1: Orang dibalik Suryatama
Orang-orang dibalik berdirinya SMK Suryatama ini bukan orang baru di dunia pengelolaan sekolah khususnya di jenjang SMK yaitu Iwan Setiawan, Sandi Irfan, Wawan SGH, Nur Nadif dan sederet guru yang sebelumnya juga sama-sama mengelola SMK. Ibaratnya orang-orang ini sudah satu frekwensi dan pernah sukses membesarkan SMK.
Bukan soal satu frekwensi saja, Iwan Setiawan memiliki pengaruh dan jejaring luas di lingkungan wilayah Kecamatan Tenjo namanya cukup dikenal dan menjadi magnet kepercayaan para orang tua yang akan menyekolahkan anaknya di SMK Suryatama. Wawan SGH merupakan tokoh pendidikan yang portofolionya sudah tidak diragukan lagi, beliau juga menjadi pembuka keran siswa baru dari SMPN ke SMK Suryatama karena pengaruhnya yang sangat dihormati oleh guru-guru di SMPN dan menurut info orang dalam sih mayoritas siswa baru di dominasi dari SMPN tersebut berkat ikatan emosional-historis antara SMPN dan SMK Suryatama.
Orang-orang inilah yang merupakan power dan lokomotif melesatnya keberadaan SMK Suryatama. Jadi saya menggaris bawahi faktor orang menjadi modal utama.
#Fakta 2: SPP Gratis
SMK Suryatama Tenjo berhasil menarik banyak siswa baru berkat tawaran program sekolah gratis yang memutus stigma bahwa pendidikan kejuruan swasta selalu berbiaya mahal, atau sekalipun tidak mahal biasanya ada iuran SPP dan DSP. Nah SPP gratis ini juga menjadi faktor penyebab dipilihnya SMK Suryatama oleh para orang tua siswa, kalau di swasta gratis ngapain juga harus ribet-ribet ngikut SPMB di sekolah negeri. Toh guru yang ngajar di SMK Suryatama juga banyak yang ngajar di sekolah negeri juga jadi secara kualitas sdm sama saja.
Faktor SPP Gratis menjadi modal kedua setelah orang-orang yang saya sebutkan di fakta 1.
#Fakta 3: Lokasi Strategis
SMK Suryatama berada persis bersebelahan dengan Kantor Kecamatan Tenjo, hanya beberapa meter dari perempatan Podomoro. Lokasi ini bisa dibilang segitiga emasnya Kecamatan Tenjo. Dari arah stasiun Tenjo ata Jasinga siswa bisa naik angkot pulang pergi sekolah. Dari arah Parungpanjang atau Cisoka siswa bisa berkendara sepeda motor dengan mudah dan aman dan mungkin kedepannya pasti akan ada banyak moda transportasi umum.
Bukan cuma akses jalan, melainkan keberadaan banyaknya pemukiman baru akan menjadi suplai siswa baru yang siginifikan. Jumlah rumah yang akan dibangun kota Podomoro yang luasnya 650 hekater tersebut akan ada 7000 rumah yang dari setiap rumah tersebut akan ada siswa yang harus melanjutkan sekolah, kalau 10 persen saja masuk ke SMK Surayatama maka bisa dipastikan kedepannya jumlah siswa di SMK Suryatama akan sangat signifikan. Belum lagi klaster-klaster lainnya seperti Tenjo City Metropolis, Griya Pesona Madani, Puri Tenjo dan banyak lagi.
Lokasi strategis menjadi modal geografis istimewa bagi SMK Suryatama.
Fakta 4: Tingkat Persaingan Masih Rendah
Tidak bisa dipungkiri persaingan sekolah jenjang SMK masih santuy karena dari beberapa SMK atau SMA yang ada di sekitar ring 1 kecamatan Tenjo itu kebanyakan lokasinya di pojok alias bukan di akses utama. SMAN 1 Tenjo sebagai satu-satunya Sekolah Negeri jenjang SMA aksesnya tidak dilalui kendaraan umum, apalagi SMK Modis, SMK Kencana, SMK Akasia, SMK Binus yang semuanya berada di perkampungan. Adapun SMK Avicena, SMAS Hidayatul Ihwan sekalipun berada di akses utama jalan raya Tenjo tetapi pamor kedua sekolahini sedang meredup untuk saat ini.
Kalau mau ngomong persaingan, satu-satunya pesaing dalam penerimaan siswa baru ya SMAN 1 Tenjo.

